Rabu, Juni 17, 2009

Pre-Order Album True Worshippers Ke-10 “GOD IS OUR VICTORY”





*Disc 10% berlaku s/d 25 Juni 2009

*Berlaku hanya untuk pembelian Produk “GIOV”



Kaset: 25rb --> 22.5rb

CD: 60rb --> 54rb

VCD: 60rb --> 54rb

DVD: 75rb --> 67.5rb

Song Book: 30rb --> 27.5rb




INFO & PEMESANAN:

EGEN - 085240055530

egen_micky@yahoo.com

Jumat, Mei 01, 2009

Rabu, April 08, 2009

Next Level or Game Over..?!

Berhentilah mengejar kesempurnaan cinta, karena itu ga akan pernah ada. Ga juga dengan mati-matian mengubah dirimu jadi seseorang seperti yang dia pinta. Ga perlu pura-pura jadi orang lain, dan emang ga bakalan pernah bisa.

Mencintai dia, hari demi hari, berarti mencintai dirimu sendiri; menerima kekonyolan, “kekurangan”, serpih-serpih terdalam di dirimu, yang selama ini tersembunyi di balik topeng-topeng kecantikan atau kepribadian.

Ga siapapun, ga juga kamu, yang bisa tau segalanya tentang dirimu sendiri. Dan emang itu ga perlu! Yang penting, dalam setiap momen yang ada, kamu mengekspresikan, memproyeksikan apa yang kamu rasakan. Biar semua keluar, seperti debu yang memutar ke langit, diangkat angin puting beliung.

Marah, kecewa, menangis, berteriak, “Udah, kita putus. Capek gue!”, atau apapun, ga ada yang haram dilakukan. Itu ga masalah. Yang penting adalah, bagaimana kamu dan dia bisa kembali merasakan cinta mengobati semua luka, reunite, re-connected, dan setiap itu terjadi, kalian mestinya telah naik satu level, seperti main PS, bukannya malah memulainya dari awal lagi. Itu sih namanya game over!

Tak perlu bersumpah bahwa kamu ga akan pernah marah lagi sama dia. Itu cuma akan menambah koleksi sumpah yang kamu langgar. Pergulatan hidup bakal sering berakhir dengan air mata. Masa depan yang tak pernah pasti, bakal menyebabkan stress, membuatmu terjebak dalam malam-malam panjang tanpa bisa memejamkan mata.

Tapi usai pertengkaran itu, dinginnya kesendirianan perlahan akan mengingatkanmu, betapa dia sungguh berharga, betapa dia sudah menjadi bagian terdalam dari dirimu, yang harus kau terima, seperti kamu menerima ketidaksempurnaanmu sendiri.


Jadi pilih mana, next level atau game over...?!

Rabu, April 01, 2009


plizz, yang udah buka ini, tolong kasih tau teman2 yg laen yaaa... thx b4...

Jumat, Maret 27, 2009

Kisah Terakhir...

Ada yang lebih penting daripada hanya membicarakan cinta yang bodoh..
Ada yang lebih penting daripada hanya memikirkan seseorang yang tak pernah ada..
Ada yang lebih penting daripada hanya memandang sekitar dan mendambakan mereka yang tidak seharusnya kita inginkan..


Ya, lebih baik diam dan merenung..
Duduk tenang dengan iringan musik dan suara alam yang menenangkan..
Dalam heheningan, pikirkan kebali hal-hal apa saja yang sudah dilakukan selama ini..

Sudah benarkah yang kita lakukan?
Sudah layakkah kita menerima apa yang ada pada kita saat ini?
Bagaimana kehidupan kita di masa lalu?

Terkadang, kita lebih mementingkan diri kita sendiri dibandingkan dengan menolong orang lain yang lebih membutuhkan pertolongan kita.
Kita lebih sibuk dengan urusan duniawi dibandingkan dengan melayani Tuhan lewat sesama kita.


Banyak dari pengalaman hidup kita, sering menjadi cerminan kita untuk berbuat lebih baik lagi di masa yang akan datang.
Namun permasalahannya bukan kitanya yang tidak mau, tetapi diri kita sendiri "menolak" untuk melakukan perubahan kearah yang lebih baik itu.


Kemarin, hari ini, dan besok, mungkin akan sama dengan hari-hari yang lain.
Akan bertemu dengan orang-orang yang kita harapkan untuk kita temui.
Akan ada kesan yang serupa dengan hari-hari sebelumnya.
Akan ada kisah-kisah yang membahagiakan dan menyedihkan.


Pertanyaannya, bagaimana kita membuat semuanya menjadi indah, bahagia, dan wonderful??




Jawabannya, gak ada yang seperti itu..

Ukuran kebahagiaan, keindahan, dan wonderful manusia berbeda dengan ukuran Tuhan..

Ketika Tuhan berjanji untuk membuat segala sesuatu indah pada waktunya, maka itulah waktu Tuhan.
Kita tidak akan pernah tahu, kapan waktu yang terindah yang Tuhan sediakan untuk kita.
Namun kita percaya, bahwa segala sesuatu adalah indah.. Waktu Tuhan adalah indah..
Indah saat dia membentuk kita, indah saat dia menghembuskan nafasnya bagi kita, indah saat ia menciptakan kita..


How wonderful are you...





Tak terbayangkan, bahwa kita dicptakan menurut gambar dan rupa-Nya..
Bagaimana jika kita diciptakan sesuai gambar dan rupa serigala, atau kucing, atau apalahh...
Untuk itulah kita perlu bersyukur dengan apa yang sudah ada pada kita sekarang..
Dengan keadaan yang sempurna, seperti pada manusia pada umumnya..
2 mata untuk melihat sekeliling kita..
2 telinga untuk mendengarkan tangis dan tawa dunia.
1 mulut untuk memberikan advice kepada orang..
Dengan demikian, kita diajarkan untuk lebih banyak mendengarkan daripada berbicara..
Dalam arti, kita harus menjaga setiap perkataan kita. Jangan sampai perkataan kita membuat orang lain terluka..



Sebuah kisah, pasti ada akhirnya..
Dan kita sudah bisa menebak akhir dari kisah tersebut..
Hanya ada 2 pilihan, happy or sad ending..

Kitalah yang menentukan sendiri akhir dari perjalanan kehidupan kita sendiri..
Kebahagiaan ataukah kesedihan??


Bagaimana dengan kisahmu???

Kamis, Maret 19, 2009

Awesome Day...


Hari ini..
Kamis, 19 Maret 2009..

Hari yang tak bisa dilupakan..
Hari yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata..

Entah mengapa, kebahagiaan ini terpacar begitu dahsyat..
Tak ada yang bisa mengalahkan kegembiraan hari ini..



Pagi ini, bukan pagi biasa..
Jam di weker masih menunjukkan 7.46..
Terbangun dari tidur karena dering HP dari Duta..
Ya, Duta..
Orang yang memberikan gw kesempatan untuk mendapatkan sesuatu yang ...
Ga tau harus disebut apa..
Anugerah..
Berkat..
ato apa..??

Bukan suatu kebetulan kalo hari ini adalah Off Class..
Jadi gw bisa menjalankan tugas yang sudah dibebankan ke gw..

Kembali...
Duta menelpon gw pagi ini, hanya untuk menanyakan persiapan yg udah gw lakuin untuk menjemput tamu..
"Siap.. Jam 11an gw jalan koq," gw menjawab pembicaraan Duta..
"OK dee.. Kalo bisa jangan telat yaa.. Pesawatnya landing jam 13.30," Duta ingetin gw..
blaa blaa bla...


Waktu berlalu..
Waktu sudah menunjukkan 11.28.. Mampus gw..
Gw blom mandi niii... Waduhhh...

Jam 12.04 gw udah siap..
Siap untuk jalan..
Jalan ke tempat makan..


Ya..
Hari ini belum ada sesuap nasipun yang masuk ke lambung saya..
Gw masuk ke salah satu tempat makan deket kampus..

12.35.. Waduhhh.. Sempet gak yaa...?? Mana susah lagi dapet taxinya... T_T..


Percaya..
Ada jalan terbaik yang pasti sudah disiapkan bagi gw..

"Siang pak. Terminal Internasional yaa.." gw memberikan petujuk ke sopir taxi..
taxi melaju dengan cepat.. sekalan yang dinaiki adalah jet coaster..

13.30..
Waktu yang tepat..
Tiba di bandara dengan penuh kebingungan..
"Waduhh.. Pesawat yang dari Abu Dhabi di terminal brapa ya?" gw nanya dalam hati..
Lihat informasi... EY 472 Abu Dhabi Landed 2E..
Gw berjalan menuju gate yang ditunjuk..

Setiba disana..
Banyak penumpang lain yang juga baru tiba..
Gw keluarin papan yang bertuliskan Mr. Dick Janssen..
Berharap akan ada orang yang akan datang menghampiri gw..

13.40..

13.55..

14.10..
Setiap menit, sangat berarti untuk meyambut kedatangan tamu gw..
Koq belom keluar juga ya..??
Duta menelpon..
"Gimana gen, dah ketemu blom?"
"Belom nii," gw jawab.
"waduh.. gimana yaa.. HPnya juga gak aktif soalnya."
"yaudah d. gpp.. gw tunggu aja."

14.25..
Ditelpon lagi..
"Gen, HPnya blom aktif juga nii.. apa jangan2 abis batre yaa?" suara dari ujung yang lain terdengar..
"hmmm..
yaudah gpp..
kalopun gak ketemu, tar coba ke informasi."

Tiba-tiba, pandangan tertuju kepada seseorang..
"Dut, dia pake topi coklat, ama baju coklat yaa..?"
"Hmm.. kyknya si iya.."
"bawa backpack, ama travel bag"
"wahh.. kyknya beneran dia dehh. Coba u samperin"
"ok ok.."
"tetep online aja yaa"


"Umm.. Sorry..
Are u, Mr Dick.." gw bertanya..
"Reagen? Oh. Yess..."
"Im sorry sir, i wait u in the other gate.."
"No Problem.. Sorry too. I'm late.. I waiting my baggage for 1 hour. huhhh..."
...


Pebicaraan berlanjut ke t4 makan..
Sambil menunggu penerbangan selanjutnya ke Manado, gw dan Mr. Dick duduk makan di McD.
Sambil makan, kita sharing dan ngobrol anything..
Sampai tak terasa waktu sudah menunjukkan 4 pm..

"Ok.. I think, we must go to terminal 1 now.. I want to check in my ticket and enter my baggage.." Mr. Dick meminta..
"Ok.. It's up to u.."

Sebelum beranjak, dia mengeluarkan pecahan 50rb dan membrikan ke gw 7 lembar..
"It's enough?"
"Oh yes sir.. Enough" gw berkata dengan perasaan di hati..

Dibukanya backpacknya, dan sebongkah coklat keluar dari tasnya..
"Here this.. The Dark Choco from Brussel"
"Ohh.. Thank you soo much sir.."


Perjalanan dilanjutkan ke Terminal 1A, Lion Air..
waktu masih menunjukkan 4.26 pm..
Tapi Mr. Dick udah harus masuk dan gw harus balik..
Walaupun dia harus menunggu sendirian di dalam..

Hikzz.. Sedih sii..
Tapi, apa mau dikata..
Memang udah harus berpisah..
Dia harus melanjutkan perjalanan ke Manado, sedangkan gw harus stay di Jakarta untuk tetap study..

Gpp.. Pasti ada waktu lagi untuk ketemu Mr. Dick..
Pertemuan beberapa jam itu sangat membekas..
Banyak hal yang gw gw belajar dari dia..

"Life just Once.. So, do anything before u die."
Itu yang paling gw inget..

Yahhh...
That's my Experience today...
Thankz Mr. Dick..
Thankz for everything..

I can't forget u..



See u soon @ Manado, Jakarta, another cities / countries or Rotterdam..
I wish...

Have a nice long holiday @ Manado..
Don't forget me yaa... ^_^


GBU

Selasa, Maret 17, 2009

Nonton Bareng Murah


NB:
Waktu & tempat akan dikonfirmasi kembali...

Selasa, Maret 10, 2009

It's My Life "Sebuah Penantian" (Part 7)

Minggu, 8 Maret 2009

Seharian ku bekerja, berharap bisa menemukan kebahagiaan disana..
Berharap kebahagiaan yang ada di kantor, dapat kurasakan kembali setibanya di kamar kost..
Kutunggu kabar darimu, namun tak kunjung datang.
Aku bersabar, menunggu hingga petang.
Aku mengerti akan kesibukanmu..

Petang pun telah datang..
Kabar yang ku nantikan pun belum kunjung tiba..
Kutunggu hingga bulan pun naik bersinar..
Aku masih bersabar, dan mengerti akan kesibukanmu..

Ku tahu, hari ini, kau sedang bahagia.
Jalan-jalan bersama orang-ornag yang lebih dekat denganmu dibanding aku..
Aku tidak cemas, tidak juga gelisah..

Aku hanya berharap, salah satu dari HP ku berdering dan namamu muncul disana..
SMS.. Ya, walaupun itu bukan bunyi telepon, namun aku masih tetap berharap..


Berharap.. Berharap.. dan berharap...




Waktu terus berlalu..
Harapanku tak pernah berakhir..
Hingga suatu saat, HP ku berdering, sekali lagi berharap bahwa itu adalah pesan darimu..
Ya, harapanku terkabul..

Sender:
Sendy +628180653xxx

Sent:
8-Mar-2009
09:59:41 pm

"Gen, kynya bsk gk bs kesana.. Td jd ada masalah sm pin2.. Td gen sms ke dia ya? Dia tb2 minta trn tgh jalan.. Td batrenya abis dan emang lg rame2 jadi kan gk mau donk ada masalah.."


Gubraxx..
isi SMS itu membuat aku terdiam sejenak..
5.. 4.. 3.. 2.. 1...

Plok.. Ploakk...
Seperti ada tamparan dahsyat yang hinggap di pipi ini..


Ada apa ini..??
mereka berantem..??
gara2 SMS itu..??
OMG..

Perasaan bersalah langsung melekat di kepalaku..
Ya ampun..
salah ya kalo SMS gitu..??


Refleksi....




Rencana besok dan hari selanjutnya jadi amburadul..
Mmebatalkan janji secara sephak, dengan alasan yang menurut aku kurang bisa dipertanggungjawabkan..


Hmmm..
Ya sudalah..
Haknya diaa....

***


Senin, 9 Maret 2009

Sebuah percakapan YM pun terjadi..

Johannes Ardyan (3/9/2009 1:33:52 PM): knalan dlu donk...
Eldo (3/9/2009 1:34:00 PM): ok2..
Johannes Ardyan (3/9/2009 1:34:01 PM): egen.18
Eldo (3/9/2009 1:34:04 PM): slamat siang pak
Eldo (3/9/2009 1:34:07 PM): nama saya eldo..
Eldo (3/9/2009 1:34:09 PM):
Eldo (3/9/2009 1:34:12 PM): wew
Eldo (3/9/2009 1:34:15 PM): 18 taun??
Eldo (3/9/2009 1:34:18 PM): lahir taun brpa si??
Eldo (3/9/2009 1:34:20 PM): 90??
Johannes Ardyan (3/9/2009 1:34:55 PM): yupp..

...

Johannes Ardyan (3/9/2009 1:52:25 PM): ehhh..
Johannes Ardyan (3/9/2009 1:52:29 PM): hari ini gak jalan2..???
Eldo (3/9/2009 1:52:40 PM): gada tmnnya bozz..
Eldo (3/9/2009 1:52:41 PM):
Johannes Ardyan (3/9/2009 1:52:45 PM): hmmm..
Eldo (3/9/2009 1:52:46 PM): owhh..ic..
Johannes Ardyan (3/9/2009 1:52:48 PM): gw mo ke CL..
Eldo (3/9/2009 1:52:50 PM): u sndiri np ga jalan??
Eldo (3/9/2009 1:52:53 PM): wew...
Eldo (3/9/2009 1:52:54 PM): ikut2..
Johannes Ardyan (3/9/2009 1:52:54 PM): sndiri..
Eldo (3/9/2009 1:52:56 PM):
Johannes Ardyan (3/9/2009 1:52:57 PM): MO IKUT,..
Johannes Ardyan (3/9/2009 1:53:00 PM): TAPI NTAR..
Eldo (3/9/2009 1:53:03 PM): hehe..
Johannes Ardyan (3/9/2009 1:53:07 PM): JAM 4AN..
Eldo (3/9/2009 1:53:08 PM): bnran nih??
Johannes Ardyan (3/9/2009 1:53:08 PM): MAU..??
Johannes Ardyan (3/9/2009 1:53:12 PM): iylah..
Johannes Ardyan (3/9/2009 1:53:14 PM): masa boongan..
Eldo (3/9/2009 1:53:17 PM): owh...kalo ga ujan gw pasti ikut
Johannes Ardyan (3/9/2009 1:53:23 PM): ikut aja..
Johannes Ardyan (3/9/2009 1:53:26 PM): gw juga cuma sndiri..
Eldo (3/9/2009 1:53:33 PM): u mau ngapain??
Johannes Ardyan (3/9/2009 1:53:34 PM): gak ada kerjaan juga mendem di kost..
Johannes Ardyan (3/9/2009 1:53:35 PM): hehehehehe
Johannes Ardyan (3/9/2009 1:53:45 PM): jalan2 aja tanpa tujuan yg jelas..

...


Johannes Ardyan (3/9/2009 2:11:18 PM): u ada perlu gak di CL..??
Eldo (3/9/2009 2:11:28 PM): gw tuh ya
Eldo (3/9/2009 2:11:31 PM): mau ntn merley n me
Eldo (3/9/2009 2:11:37 PM): tp kayany u uda ntn kan?
Johannes Ardyan (3/9/2009 2:11:37 PM): hmmmm...
Eldo (3/9/2009 2:11:38 PM): hehe
Johannes Ardyan (3/9/2009 2:11:39 PM): mo nntn..??
Johannes Ardyan (3/9/2009 2:11:42 PM): blommm..
Johannes Ardyan (3/9/2009 2:11:46 PM): gw juga pengen nntn..
Eldo (3/9/2009 2:11:47 PM): ooooooooooo
Johannes Ardyan (3/9/2009 2:11:49 PM): besok aja mau..??
Eldo (3/9/2009 2:11:50 PM): trgantung dana
Eldo (3/9/2009 2:11:51 PM): haha
Johannes Ardyan (3/9/2009 2:11:52 PM): besok u kol jam brp..??
Eldo (3/9/2009 2:11:55 PM): kalo hr ini 20rb
Eldo (3/9/2009 2:11:55 PM): gw mau
Eldo (3/9/2009 2:12:01 PM): kalo 30rb no way!!!
Johannes Ardyan (3/9/2009 2:12:06 PM): besok aja di TA...
Johannes Ardyan (3/9/2009 2:12:09 PM): yuk yuk..
Johannes Ardyan (3/9/2009 2:12:13 PM): gw juga pengen nntn..
Johannes Ardyan (3/9/2009 2:12:16 PM): tapi ga ada temennya..
Eldo (3/9/2009 2:12:17 PM): ya ampunnn..

.........



Ya, begitulah..
Janji tinggallah janji..

Kalo kemaren sempet pupus, hari ini gak bisa..
Hujan pun tak mengalahkan niat aku untuk pergi..


Hari itu terasa begitu istimewa..
Walaupun kemarin sempat kecewa, tapi hari ini kutemukan penawarnya..

Bertemu dengan seseorang yang baru dikenal, adalah sesuatu yang membahagiakan dan paling mendebarkan.
Sebab saat itu juga, kepercayaan kita diuji..

Blind date, siapa takut..??

Gramedia..
Wendy's..
21..
A&W..
21..
Mazz Salon..
Bread Talk..
KFC..


Ada kisah yang saru, mendebarkan, dan membahagiakan sepanjang perjalanan kemaren..

Tak perlu diceritakan..
Biarlah itu menjadi kisah kita...

***



Selasa, 10 Maret 2009

Hari ini, masih sama dengan hari-hari lainnya..
Matahari bersinar cerah di pagi hari, dan hingga kini, kutuliskan kisah ini..

Pagi tadi, kubangun dengan deringan jam weker..
Berharap menemukan sesuatu yang berbeda hari ini..

Pagi..
Melakukan aktivitas yang biasa dikerjakan pagi hari..
Mandi, siap2 dan sarapan..
Berangkat kuliah dengan harapan baru akan situasi yang membahagiakan..

Kuderapkan kaki menuruni tangga kost..
Sempat terhenti karena tas yang kubawa putus...

Pagi ini, adalah pertanda bagiku..
Selangkah demi selangkah, tak henti menapaki jalan ke kampus..
Panas pagi yang cukup menyengat membuat tubuh berkeringat..
Aroma badan seorang pria, pasti tercium di tubuhku..

Tissue..
I need tissue before I enter to the lift..

Lantai 8..
802..
Kuliah yang lumayan mengasyikkan..
Menjadi seorang asisten dosen yang bertugas mencatat seluruh materi yang dibahas..

waktu menunjukkan 12.30, saatnya mengakhiri kuliah hari ini..


Lunch..
QMC..
Admission..
Kost..


Harapan, hari ini akan datang kabar dari seseorang yang kutunggu..
Bukan.. Bukan seorang..
Tapi sekelompok orang..
Bukan orang biasa..
Bukan teman biasa..

Teman..
Special Friends..

Yuppzzz...
1 SMS berharga untuk membuat diriku tersenyum atau malah sedih..

Ku coba menghubungi HP mereka..
Tak ada jawaban..

Masih ku berpikir..
Mungkin lagi sibuk..


Akan kutunggu..
Menunggu..
dan menunggu..

Entah samapai kapan akan kutunggu, namun aku akan tetap menunggu..
Sampai ada kabar darinya..

Ku harap yang kudapati adalah kabar bahagia, bukan kabar dukacita..
I wish, and I Hope..


I'm Still Waiting in Here..

Selasa, Februari 24, 2009

It's My Life "The Forbidden Love" (Part 6)

"...
Kau datang padaku
Menggugah hatiku
Kau isi hidupku
Melebur hasratku

Ingin ku merindumu
Ingin ku memelukmu
Di dalam hatiku
Ku tak mampu
..."


Sepenggal lirik, yang bisa membuat diriku mengenang kembali apa yang terjadi dalam hidup ini beberapa tahun silam..
Memang, tidak mudah melupakan suatu kenangan manis yang pernah kita lewati bersama dengan orang-orang yang paling kita cintai. Entah itu keluarga, sahabat, atau pacar sekalipun..


Cinta..
Tidak ada salahnya kita mendapatkan itu dari orang lain yang juga menaruh hati terhadap kita. Cinta akan orang tua, cinta terhadap sahabat, cinta kepada pacar, dsb..
Namun, ada satu cinta yang terlarang untuk dijalani..
Ya, cinta dengan sesama jenis..

Hal yang sangat tidak wajar dan mungkin tidak layak untuk dibicarakan. Namun itulah kenyataannya sekarang..
Tidak ada yang salah dengan cinta. Yang salah adalah orang yang kita cintai adalah orang yang tidak seharusnya menabur benih cinta di dalam diri kita..

Kenapa harus seorang yang sama dengan diri kita?? Kemana para "hawa"??
Kenapa harus dilarang?? Mengapa demikian??

Banyak pertanyaan yang belum terjawab dengan teka-teki percintaan sesama jenis ini..
Mungkin suatu saat, akan ada jawaban yang paling tepat untuk pertanyaan-pertanyaan tersebut. Namun sekarang, yang perlu dilakukan adalah introspeksi diri ke dalam. Apa saja yang sudah kita lakukan sehingga hal ini dapat terjadi.

Banyak faktor yang mempengaruhinya..
Salah satu yang paling berpengaruh adalah background kita masing-masing.
Mungkin, dulu kita pernah merasa terluka dengan teman lawan jenis kita, dan menyebabkan kita trauma yang sangat dalam, sehingga kita kita mau lagi menjalin cinta dengan lawan jenis kita.
Selain itu, faktor lingkungan sekitar juga sangat mempengaruhi kondisi kita. Bila lingkungan sekitar kita adalah lingkungan yang baik, maka kita juga dapat mengambil contoh-contoh yang baik dari lingkungan tersebut, begitupun sebaliknya..

Bukan kisahnya yang harus dibeberkan disini. Namun realita yang harus kita terima, itu yang lebih penting.. Kekuatan cinta yang ada, bukanlah hanya terdapat di tubuh lawan jenis kita, namun kita juga bisa menemukannya pada orang yang sama dengan kita.

Walaupun mejadi terlarang untuk dijalani, namun kepercayaan dan ketulusan hati lebih terbuka dibandingkan dengan hubungan bersama wanita lain. Dalam diri pasangan kita, kita dapat menemukan kebahagiaan yang berbeda dengan kebahagiaan yang sering kita temukan bersama dengan mantan kekasih kita yang lain.

Saling percaya, setia, dan pengertian.. Unsur terpenting dalam membangun suatu hubungan, apapun bentuknya..
Oleh karena itu, kita perlu menghargai orang-orang yang seperti demikian. Walaupun hukum, agama, peraturan kemasyarakatan, dan apapun yang mengaturnya melarang hal-hal demikian, namun tidak bisa terkalahkan dengan kekuatan cinta yang ada dalam diri sepasang anak manusia tersebut.

Hargai dan terimalah mereka dalam kehidupan sosialmu. karena itu bukanlah suatu yang buruk. Hal tersebut, kini sudah menjadi trend dan berkembang sesuai dengan perkembangan zaman. Bukan lagi hal yang tabu untuk dibicarakan dan ditutup-tutupi, namun merupakan hal yang sangat penting untuk kita ketahui dan pelajari..

Ini bukan menjadi suatu pelajaran yang harus diikuti. Jadikanlah ini sebagai bahan refleksi hidup bahwa "Betapa Kejamnya Dunia Ini".. Kalau saja tidak ada larangan yang mengaturnya, saya tidak tahu apa yang akan terjadi nantinya dengan orang-orang seperti saya dan yang lain.

Jangan kucilkan mereka yang kalian kenal, namun berilah mereka bimbingan arah agar kehidupan mereka bisa berubah menjadi lebih baik..



Pen, I will alwayz Love You...
Walaupun terlarang untuk dijalani.. ^_^

Kamis, Februari 19, 2009

It's My Life "How Faithful You Are..?!" (Part 5)

Tidak mudah menjalani hidup penuh tantangan. Tapi, itulah kenyataan yang harus kita jalani dah hadapi. Tidak ada kata AMAN dalam menjalani hidup ini. Semua butuh proses, dan proses yang ditempuh, tidaklah semudah dan secepat dengan apa yang kita pikirkan. Butuh banyak pengorbanan yang harus direlakan dalam menjalani bagian ini. Pengorbanan waktu, tenaga, pikiran, harta-benda hingga mungkin harus mengorbankan diri kita, keluarga kita, serta orang-orang yang kita sayangi dan cintai untuk mencipatakan suatu proses yang sempurna seperti apa yang kita inginkan.

Dalam hidup, perjalanan kehidupan tidak semudah membalikkan telapak tangan. Banyak yang harus dikerjakan agar segala hal yang telah kita rencanakan dapat berjalan dengan lancar. Manusia boleh berencana, tapi Tuhan berkata lain.. Ya, itulah yang seringkali terjadi dalam kehidupan kita. Terkadang, hal demikian membuat kita merasa dicurangi Tuhan. Berapa banyak dari doa-doa kita yang dijawab sesuai dengan apa yang kita minta? Berapa banyak juga doa-doa kita yang tidak dijawab? Atau, adakah doa kita dijawab dengan cara yang lain??

How faithful are you?? Seberapa setiakah engkau..??
Bila pertanyaan itu hinggap di telinga kita, jawaban apa yang bisa engkau berikan??
"Iman sebesar biji sesawi, dalat memindahkan gunung".. Lalu, bagaimana kondisi iman kita sekarang? Pastinya lebih kecil dan lebih sedikit dibandingkan dengan ukuran biji sesawi. Buktinya, kita belum bisa memindahkan gunung dengan iman kita. Hal ini berarti, kita masih kurang beriman di hadapan Tuhan. Kesetiaan kita masih kurang. Kita masih lebih mementingkan kepentingan duniawi dengan mengejar segala kenikmatan dunia dibanding duduk diam di dalam Bait Allah selama 2 jam untuk memuji dan memuliakan Tuhan lewat prayaan ekaristi atau doa-doa brsama yang biasa dilakukan.

Sikap kita inilah yang membuat kita dan Allah menjadi semakin jauh dan jauhhh... Kalau kita tetap berada pada kondisi kita sendiri, maka kita tidak akan bisa mencapai apa yang kita minta kepadaNya. Namun, kalau kita mau belajar mendengar suara Tuhan, maka kita bisa mendapatkan apa yang kita inginkan dengan mudah.

Mudah..
Belajar untuk mendengarkan Tuhan, itu juga berarti belajar untuk menahan diri dari setiap hawa nafsu yang menggoda kita. Belajar untuk setia, berarti belajar menaati perintahNya dan menjauhi laranganNya. Dengan demikian, kita bisa memperoleh sesuatu sesuai dengan apa yang telah kita perbuat. Minta Tuhan untuk meletakkan bebat atas diri kita. Agar lewat beban hidup ini, kita belajar untuk semakin diperkuat dalam Dia.

***

Desember 2005, saya putuskan untuk ikut melayani Tuhan.. Dalam sebuah komunitas Katolik, PDKK Keuskupan Manado. Saat itu belum ada PD khusus Muda-mudi, jadi masih bergabung di PD umum. Awalnya, oma saya yang aktif dalam PD tersebut. Biasanya diminta WL, dan saya yang harus menemani oma kemanapun dia pergi melayan. Hari berganti hari, waktu terus berjalan.. Hingga sampai suatu ketika, BPK PKK Keuskupan Manado mengadakan ret-ret bagi para Muda-mudi Se-keuskupan Manado. Saya ikut ambil bagian dalam acara tersebut sebagai umat. Kira-kira 500 orang terkumpul untuk mengikuti ret-ret tersebut. Dalam ret-ret tersebut, seluruh yang hadir berkomitmen untuk tetap melaksanakan apa yang telah dimulai selama 3 hari di ret-ret tersebut. Semuanya memiliki visi untuk maju dan membangun suatu komunitas baru yang dikhususkan bagi para muda-mudi dan juga seluruh umat yang berjiwa muda.

Komitmen pun dilanjutkan dengan pertemuan perdana. Hari itu, 2 Januari 2006. Beberapa muda-mudi terkumpul dalam suatu ruangan untuk membicarakan komitmen yang telah disepakati sebelumnya. Saya, hadir disitu sebagai salah sati partisipan. Awal kehadiran saya, bukanlah karena niat sendiri, namun ada sedikit paksaan dari oma, dan juga kebosanan di rumah. Saya putuskan untuk menghadiri pertemuan itu, walaupun dengan paksaan. Apa yang dibicarakan waktu itu, menyentuh diri saya.. Semua uneg-uneg yang ada dalam diri, memaksa untuk keluar. Akhirnya, apa yang terlintas di pikiran dikeluarkan juga. Bukan masalah jika pendapat saya tidak diterima orang. Kalau diterima, Syukur Puji Tuhan. Jika tidak, berarti masih banyak pendapat yang lebih pas dengan masalah yang sedang dibicarakan.

Ternyata, semua diluar dugaan saya. Banyak dari pendapat saya, diterima mereka dan dijalankan. Bukan karena kehebatan diri saya, namun karena kasih Allah yang mengalir di dalam diri saya, sehingga apa yang saya katakan, itu semua berasal dari padaNya.

Sebulan pertama, PD Mudika berjalan dengan baik.. Walaupun belum ada pengurus yang jelas yang dapat memimpin PD ini kedepannya..

Hari itu, 2 Februari 2006. Pertemuan PD untuk yang kesekian kalinya. Selesai PD, ada rapat lagi yang membicarakan PD Mudika ini kedepannya. Mungkin memang pilihan Tuhan, atau pilihan teman-teman saya, saya didaulat menjadi Koordinator PD Mudika Keuskupan Manado untuk Periode 2006-2007.. Sempat terkejut dan tidak menyangka harus memegang tanggung jawab menjadi seorang yang dipercaya untuk menggembalakan anak-anak Allah. Ada ketidakmampuan yang mendobrak di dalam diri. Namun, suara Tuhan lebih bergema daripada suara lainnya. Setiap pekerjaan, memang ada konsekuensinya. Namun jika mengerjakan pekerjaan Allah, maka konsekuensi yang kita dapatkan adalah Kepuasan yang dikembalikan pada Allah. Tiada yang dapat menggantikan kepuasan karena melakukan pekerjaan Allah.

Waktu terus berjalan.. Menjadi seorang pemimpin Kerajaan Allah, tidak sama dengan menjadi seorang pemimpin di suatu perusahaan swasta yang kebanyakan memerintahkan bawahannya untuk melakukan segala sesuatunya.. Justru dengan menjadi pemimpin PD, membuat kita menjadi teladan kepemimpinan dan kerendahan hati kita. Dengan pelayanan yang kita lakukan, mencerminkan bagaimana dalam kehidupan sehari-hari. Banyak rintangan dan permasalahan yang harus diahadapi, namun semuanya diserahkan kepada Allah. Saya yakin, saya tidak bekerja sendirian. Ada Allah yang bekerja bagi kita untuk menyelesaikan setiap permasalahan yang kita hadapi..

Banyak hal yang bisa kita dapatkan jika kita mau setia dan taat akan panggilannya..
Suatu ketika, saya berjalan-jalan di pusat perbelanjaan. Di sepanjang lorong mall, banyak fashion store dan watch store. Di dalam hati saya berdoa kepada Tuhan. "Tuhan, kapan ya saya bisa mendapatkan sebuah celana Jeans baru dan sebuah jam tangan?? Saya butuh jam tangan untuk melihat setiap waktu yang Engkau berikan, dan celana akan saya pakai dalam setiap pelayanan yang Engkau bebankan."

Selang 2 minggu dari hari itu, saya iseng mengikuti kuis SMS di sebuah radio lokal di Manado. Namun saya tidak yakin untuk menang, karena bukan hanya saya yang mengikuti kuis tersebut. Mungkin ada ratusan, ribuan, atau mungkin bahkan ratusan ribu orang yang mengikut kuis tersebut. Kuisnya berhadiah Voucher belanja di sebuah fashion store senilai 300ribu. Saya kaget bukan main saat mendengar nama saya disebutkan oleh sang penyiar radio tersebut. Saya sempat melompat dan mencubiti diri sendiri serasa tak percaya hal itu terjadi. Tapi memang benar, itulah kenyataannya.. Katanya, vouchernya bisa diambil besok harinya.

Sorenya, saat papa saya pulang dari kantor, saya lagi-lagi dikejutkan dengan sebuah kenyataan yang membahagiakan. Jam tangan.. Ya, papa saya membawakan jam tangan yang lebih indah daripada jam tangan yang saya lihat 2 minggu sebelumnya. Walaupun jam tangan tersebut hanya diperoleh secara gratis dari hadiah salah satu bank swasta, namun jam tangan tersebut sangat indah dan elegan. Harganya pasti sangat mahal. Dengan tali kulit serta Chronograhpnya, sudah terbayang harga yang harus ditebus untuk mendapatkannya. Namun, papa saya hanya mendapatkannya secara gratis, tanpa harus membayar sesenpun..

Voucher yang saya dapatkan juga saya belanjakan celana yang saya inginkan. Ternyata, bukan hanya celana yang saya idam-idamkan yang dapat dibeli dengan voucher itu. 1 celana, 1 kemeja, dan 1 kaos.. Ya, itulah karunia Tuhan. Tak putus-putusnya Syukur saya naikkan ke hadiratNya yang maha kuasa.

Memang benar, kalau kita mau mendengar dan mengikuti apa yang Tuhan perintahkan dalam hidup kita, hidup yang berat dan penuh beban ini, akan menjadi ringan dan penuh sukacita. Karena Tuhan yang bekerja bersama kita. Kita tidak perlu takut akan kekurangan apapun. Dia telah berjanji untuk memberkina semuanya bagi kita yang setia kepadaNya..

Thankzz GOD..
^_^

Sabtu, Februari 14, 2009

It's My Life "2009 = A.L.O.N.E" (Part 4)

_C.H.A.N.G.E_

2009..
Tahun yang mungkin akan mendatangkan perubahan yang signifikan dalam kehidupan gw.
Banyak hal yang ingi gw ubah di tahun ini. Tentunya perubahan yang diinginkan adalah perubahan menuju ke suatu yang lebih positif.

Rencana kita, berbeda dengan rencana Tuhan.
Apa yang telah kita usahakan untuk diubah, ternyata belum menjadi kenyataan. Memang, kita tidak mungkin langsung berubah pada saat dimana kita meminta. Setidaknya ada suatu proses perjalanan panjang yang harus kita lewati sebelum kita mencapai apa yang kita inginkan.

Kalo kita pernah berpikir bahwa Dia tidak adil, tidak setia, curang, dsb, maka kita telah menganggap Dia sama seperti orang-orang yang ada di sekitar kita yang seringkali memperlakukan kita seperti itu.
Dengan demikian, otoritas kita akan Dia akan berkurang seiring dengan jalan pemikiran kita terhadapNya.

Dengan adanya masalah dalam hidup kita, maka kita sadar bahwa Tuhan sedang membentuk kita lewat setiap persoalan-persoalan hidup yang kita alami setiap harinya. Terkadang kita merasa ditinggalkan dan dikecewakan Tuhan, namun sebenarnya kitalah yang salah. Tuhan justru menggendong kita saat kita berada dalam suatu permasalahan yang kita hadapi. Kita tidak akan pernah berjalan sendiri, sebab Dialah yang menopang kita..



Once Upon A Time

Pagi itu, tidak seperti pagi-pagi yang lainnya. Sinar matahari tertutupi dengan awan gelap. Mata masih terpejam, badan terasa berat, dan musik masih mengalun. Tetesan embun pagi sudah menyatu dengan titik-titik air hujan yang jatuh. Pagi yang membuyarkan semua harapan yang telah digantungkan pada hari itu.
Hujan semakin deras turun, membasahi tanah. Namun tidak ada yang berubah dengan kebiasaan untuk pergi kuliah setiap harinya. Hari itu, hari yang sangat berat. Deadline Tugas harus segera diselesaikan setelah melewati libur natal kemaren.

Bukan.. Bukan tugas yang ada di otakku. Uang, perlengkapan kamar, cemilan, baju, celana, sepatu, jalan-jalan, apa lagi..?? Semua hinggap di kepala ini layaknya jemuran yang tergantung dan berkibar tertiup angin. Huhhh... Gak ada manusia yang gak punya masalah. Masalahnya sekarang, bagaimana caranya menyelesaikan masalah itu..?? Berdoa.. Hmmm.. Gak mungkin, hati yang gak tenang ga bisa diajak kompromi untuk berdoa.

Jalan-jalan..
Yuppzzz... Itu menjadi lebih penting daripada sekedar duduk, diam, merenung, dan berdoa. Ikuti apa kata kedagingan menjadi pilihan yang salah.. Namun, apa mau dikata, semuanya memang tergantung kita. Bagaimana kita peka terhadap apapun yang menjadi godaan dalam hidup ini..

Bukan sekedar jalan2 biasa.
Kalo jalan-jalan dengan memberitakan firman Tuhan, mungkin itu menjadi sesuatu hal yang positif. Namun, bagaimana kalo jalan2 itu digunakan untuk hal yang tidak jelas sama sekali. Atau justru malah menimbulkan dosa atas apa yang kita lakukan. Sedihhnyaaaa.....

Tapi, memang itulah yang terjadi. Sejak awal, ada niat yang kurang baik yang ada dalam diri. Mulai dari hasutan untuk tidak berdoa, jalan-jalan, berbuat hal yang kurang berkenan, hingga manimbulkan kesalahan serta dosa yang cukup berat..

Hari itu, memang tidak direncanakan. Semuanya terjadi begitu saja. Tidak ada plan untuk melakukan ataupun memikirkannya. Semuanya natural..
Dalam setiap keheningan, gw merasa seperti sedang ditayangkan film mengenai kehidupan gw. Mulai dari apa yang baik-baik, hingga yang busuk sekalipun terekam dalam roll film kehidupan.


Selanjutnya....

Senin, Januari 19, 2009

U U U

What You Think 'bout Me..?!
What You Think 'bout Me..?!

View Results
Create a Friendster Poll

Sabtu, Januari 17, 2009

Another Love Story

Cinta.. Kalo ngomongin hal yang satu ini, pasti gak bakalan pernah selesai. Banyak kisah dibalik 1 kata yang sangat indah tersebut. Ada kisah bahagia, sedih, romantis, hingga yang gak bisa dibayangkan. Semua dapat terjadi karena cinta. Cinta juga ada yang tulus, ikhlas, rela berkorban, hingga cinta yang palsu seperti kemunafikan, ketidaksetiaan, hingga pengkhianatan terhada cinta itu sendiri.

Kalo ngomongin cinta dengan kisah-kisah kebahagiaannya, mungkin udah biasa dibaca en didenger. Tapi, bagaimana kisa percintaan yang memiliki akhir yang menyedihkan. Sebuah kisah cinta yang harus kandas hanya gara-gara salah satu dari pasangannya meninggal, atau mungkin pasangannya memilih untuk hidup bersama yang lain, atau malah sebuah hubungan yang sudah terjalin sekian lama harus berkahir hanya karena masalah jarak yang memisahkan.. Hummm…. Kayaknya seru juga tuch untuk dibicarakan lebih lanjut. Sedih?? Kecewa?? Pasti ada.. Apalagi kalo kejadian itu terjadi dalam kehidupan nyata kita. Kalo kita udah bener-bener cinta kepada seseorang, lalu terjadi hal yang demikian, siapa yang harus disalahkan..?!

Terkadang, kita melihat sebuah masalah dan segala persoalan hidup kita adalah sesuatu kisah yang kelam yang mungkin dapat menyakitkan hati. Namun, itulah kenyataan. Kita harus bersyukur dengan apapun juga yang terjadi dalam kehidupan kita. Baik buruknya kehidupan kita, kita harus terima dengan hati yang terbuka karena itulah yang menurutNya terbaik bagi kita. Mungkin saat kita putus dari pacar, kit melihat itu sebagai masalah. Tapi Tuhan berkata lain. Dia pasti memiliki jalan yang lebih baik lagi yang telah disediakanNya bagi kita. Ayah kita di dunia saja tidak rela kita hidup melarat, apalagi Bapa kita yang disurga. Memang, kebanyakan rencana kita berbeda dengan rencana Allah. Tapi kita harus yakin dan percaya, kalo Tuhan sudah meyiapkan rancangan-rancangan yang indah bagi kita. Dia meyiapkan rancangan Damai Sejahtera, bukan rancangan kecelakaan. So, ucapan syukur kita diperlukan dalam setiap hela nafas kehidupan kita. Kalo bukan Dia, siapa lagi yang menjaga dan memelihara kehidupan kita.

Bersyukur atas apa yang ada saat ini, karena itulah berkat Tuhan bagimu. Mungkin dalam hidup ini kita pernah merasa sendiri, gagal, dan merasa tidak memiliki siapa-siapa. Tapi Tuhan datang sebagai sahabat yang setia yang mau menolong kita disaat kita dalam kesendirian, permasalahan, dan putus asa. Cintanya melebihi cinta Bapa di dunia. So, apa lagi yang diragukan..?!

* * *