_C.H.A.N.G.E_
2009..
Tahun yang mungkin akan mendatangkan perubahan yang signifikan dalam kehidupan gw.
Banyak hal yang ingi gw ubah di tahun ini. Tentunya perubahan yang diinginkan adalah perubahan menuju ke suatu yang lebih positif.
Rencana kita, berbeda dengan rencana Tuhan.
Apa yang telah kita usahakan untuk diubah, ternyata belum menjadi kenyataan. Memang, kita tidak mungkin langsung berubah pada saat dimana kita meminta. Setidaknya ada suatu proses perjalanan panjang yang harus kita lewati sebelum kita mencapai apa yang kita inginkan.
Kalo kita pernah berpikir bahwa Dia tidak adil, tidak setia, curang, dsb, maka kita telah menganggap Dia sama seperti orang-orang yang ada di sekitar kita yang seringkali memperlakukan kita seperti itu.
Dengan demikian, otoritas kita akan Dia akan berkurang seiring dengan jalan pemikiran kita terhadapNya.
Dengan adanya masalah dalam hidup kita, maka kita sadar bahwa Tuhan sedang membentuk kita lewat setiap persoalan-persoalan hidup yang kita alami setiap harinya. Terkadang kita merasa ditinggalkan dan dikecewakan Tuhan, namun sebenarnya kitalah yang salah. Tuhan justru menggendong kita saat kita berada dalam suatu permasalahan yang kita hadapi. Kita tidak akan pernah berjalan sendiri, sebab Dialah yang menopang kita..
Once Upon A Time
Pagi itu, tidak seperti pagi-pagi yang lainnya. Sinar matahari tertutupi dengan awan gelap. Mata masih terpejam, badan terasa berat, dan musik masih mengalun. Tetesan embun pagi sudah menyatu dengan titik-titik air hujan yang jatuh. Pagi yang membuyarkan semua harapan yang telah digantungkan pada hari itu.
Hujan semakin deras turun, membasahi tanah. Namun tidak ada yang berubah dengan kebiasaan untuk pergi kuliah setiap harinya. Hari itu, hari yang sangat berat. Deadline Tugas harus segera diselesaikan setelah melewati libur natal kemaren.
Bukan.. Bukan tugas yang ada di otakku. Uang, perlengkapan kamar, cemilan, baju, celana, sepatu, jalan-jalan, apa lagi..?? Semua hinggap di kepala ini layaknya jemuran yang tergantung dan berkibar tertiup angin. Huhhh... Gak ada manusia yang gak punya masalah. Masalahnya sekarang, bagaimana caranya menyelesaikan masalah itu..?? Berdoa.. Hmmm.. Gak mungkin, hati yang gak tenang ga bisa diajak kompromi untuk berdoa.
Jalan-jalan..
Yuppzzz... Itu menjadi lebih penting daripada sekedar duduk, diam, merenung, dan berdoa. Ikuti apa kata kedagingan menjadi pilihan yang salah.. Namun, apa mau dikata, semuanya memang tergantung kita. Bagaimana kita peka terhadap apapun yang menjadi godaan dalam hidup ini..
Bukan sekedar jalan2 biasa.
Kalo jalan-jalan dengan memberitakan firman Tuhan, mungkin itu menjadi sesuatu hal yang positif. Namun, bagaimana kalo jalan2 itu digunakan untuk hal yang tidak jelas sama sekali. Atau justru malah menimbulkan dosa atas apa yang kita lakukan. Sedihhnyaaaa.....
Tapi, memang itulah yang terjadi. Sejak awal, ada niat yang kurang baik yang ada dalam diri. Mulai dari hasutan untuk tidak berdoa, jalan-jalan, berbuat hal yang kurang berkenan, hingga manimbulkan kesalahan serta dosa yang cukup berat..
Hari itu, memang tidak direncanakan. Semuanya terjadi begitu saja. Tidak ada plan untuk melakukan ataupun memikirkannya. Semuanya natural..
Dalam setiap keheningan, gw merasa seperti sedang ditayangkan film mengenai kehidupan gw. Mulai dari apa yang baik-baik, hingga yang busuk sekalipun terekam dalam roll film kehidupan.
Selanjutnya....
Sabtu, Februari 14, 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar