“Biarkan aku menjaga perasaan ini. Menjaga segenap cinta yang telah kau beri. …” Itulah kiranya sepenggal lirik lagu duniawi yang akhir-akhir ini terdengar jelas dimana-mana. Menjaga Hati.
Yupp.. Sama seperti Maria yang selalu menjaga hatinya, sehingga tidak bercela sedikitpun, kita juga seharusnya menjaga hati kita ketika kita melangkah kedalam dunia pelayanan. Ingat selalu Amsal 4 : 23..!! (Baca sendiri yah.. ^_^)
Memasuki lingkungan gereja bukan berarti memasuki kawasan orang kudus yang sikap dan tingkah lakunya persis seperti malaikat. Sekali lagi saya katakan BUKAN..!! Jangan pernah berkhayal seperti ini, kalo kamu gak mau kecewa.
Memang ada pelayan Tuhan yang karakternya udah terbentuk dengan baik seiring dengan langkahnya yang tetap setia berjalan bersama Kristus. Namun gak sedikit juga orang-orang yang masih belum dewasa rohani bahkan cenderung bersikap kekanak-kanakan. Mungkin pertapa kali kita bisa terkejut, tapi percaya deh bahwa Tuhan merencanakan sesuatu dengan keadaan yang demikian.
Ketika melihat fenomena yang seperti ini, Tuhan dan saya sungguh berharap kamu tidak mundur selangkah pun! Justru saat itu kedewasaan rohani kita akan ikut dibentuk juga. Jangan Kecewa… maju dan tetap melangkah melayani Tuhan dengan setia walaupun keadaan jauh berbeda dari apa yang kita harapkan. Karna saat kaki kita mulai melangkah untuk melayani Tuhan, Iblis juga akan berusaha menarik kakimu dengan sekuat tenaga untuk mundur dari pelayanan itu. Mari kita katakan, “Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, hai iblis yang berada di kakiku! Jangan tarik lagi kakiku, karna seluruh tubuhku ini adalah persembahan yang kudus bagi Tuhan. Amin!”
Sangat wajar kalo iblis juga ikut-ikutan repot mencampuri urusan bergereja. Iblis kan emang gak pernah diam, Sementara ada anak Tuhan yang lagi buka celah sedikit ketika masuk ke area pelayanan, Iblis senantiasa merobek-robek celah itu untuk dapat dimasukinya. Jangan heran bila saat kita mulai melayani justru dosa lamamu mulai diutak-atik. Iblis akan menawarkan kembali kenajisan dunia dengan cara yang jauh lebih meyakinkan, supaya kita menjadi hamba Tuhan yang tidak sepenuh hati. Dengan begini pelayanan kita tidak akan berhasil.
Satu hal yang iblis inginkan adalah membuat anak-anak Tuhan yang adalah pelayan Tuhan mundur dari pelayanannya dan menikmati dunia dengan caranya yang najis. Jika kita mundur dari pelayanan, Iblis bergirang. Tapi jika dalam kesesakan kita tetap setia melayani Tuhan, surga beserta malaikat-malaikatnya bersukacita, bersorak sorai memuliakan Allah. Pilih yang mana..?!



Tidak ada komentar:
Posting Komentar